Blog

Cara Mengukur Engagement Rate Media Sosial

Transformasi digital memungkinkan kita untuk melakukan strategi marketing dengan cara-cara yang sebelumnya tidak dilakukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan media sosial sebagai marketing tool.

Sekarang ini, sebagian besar strategi marketing dilakukan secara online. Selain karena cost yang dibutuhkan cenderung lebih murah, brand juga bisa menjangkau lebih banyak audiens dan melihat apa saja informasi yang mereka butuhkan untuk kemudian menjadi acuan brand dalam mengembangkan strategi bisnis.

Lalu, seberapa efektif campaign yang sudah kita jalankan di media sosial? Untuk mengetahuinya, kita perlu mengukur berapa engagement rate-nya.

 

Apa Itu Engagement Rate?

Engagement Rate (ER) adalah tingkat keterlibatan, interaksi, intimasi, dan pengaruh yang dimiliki audiens terhadap sebuah brand di media sosial. Banyaknya followers atau page likes belum tentu menggambarkan tingginya ER. Poin terpentingnya adalah berapa banyak dan seberapa sering orang terhubung dengan sebuah brandDengan mengetahui berapa ER media sosial, kita bisa mendapatkan manfaat berikut ini:

  1. Membangun komunikasi langsung dengan audiens.
    Berbeda dengan media massa konvensional, media sosial memungkinkan audiens untuk berinteraksi secara langsung dengan
    brand maupun audiens lainnya.
  2. Mendapatkan feedback untuk menyempurnakan strategi komunikasi.
    Melalui
    feedback, kita bisa mengukur kesesuaian konten dengan kebutuhan audiens sehingga informasi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan strategi komunikasi bisnis brand.
  3. Membangun brand awareness dan brand loyalty.
    ER yang baik dapat membantu brand menjangkau audiens yang lebih luas, membangun brand awareness, bahkan meningkatkan loyalitas users.

 

Bagaimana Cara Mengukur ER?

Beberapa metrik yang biasa digunakan dalam mengukur ER adalah likes, comments, dan shares. Metrik ini bisa beragam, bergantung pada channel yang digunakan. Misalnya, untuk mengukur ER Instagram, perlu dipertimbangkan metrik saved dan add to storyNah, berikut ini lima cara yang bisa digunakan untuk mengukur ER media sosial:

  1. ER by Reach (ERR)

Perhitungan berdasarkan reach bisa lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan berdasarkan followers karena tidak semua followers melihat konten yang di-post di media sosial. Tapi, kita juga bisa mendapatkan reach dari non-followers yang melihat konten tersebut. Selain itu, angka reach juga bisa berubah-ubah dan ini memengaruhi angka ERR dari post yang dihitung. Berikut ini adalah rumus yang bisa digunakan untuk mengukur ERR:

ER = Total engagements per post / Reach per post x 100

  1. ER Post

Perhitungan berdasarkan post bisa digunakan jika media sosial memiliki reach post yang fluktuatif. Melalui pembagian dengan angka followers, angka ER akan menjadi lebih stabil. Namun, untuk viral post dengan reach yang tinggi, perhitungan ini tidak memengaruhi angka ER karena di rumus ini, engagement dibagi dengan jumlah followers, bukan reachBerikut ini adalah rumus yang bisa digunakan untuk mengukur ER Post:

ER = Total engagements on a post / Total followers x 100

  1. ER Impressions

Cara ini cocok digunakan untuk campaign yang membutuhkan perhitungan berdasarkan impression (seberapa sering konten media sosial muncul di layar, bukan seberapa banyak orang yang melihat konten tersebut). Sama seperti reach, angka impression juga bisa berubah-ubah. Berikut ini adalah rumus yang bisa digunakan untuk mengukur ER Impressions:

ER = Total engagements on a post / Total impressions x 100

  1. Daily ER

Perhitungan ini memungkinkan kita untuk mendapatkan gambaran ER per harinya, bukan dari per post saja. Namun, cara ini tidak terlalu akurat karena kita akan sulit membedakan antara satu follower yang engage berulang kali dengan banyak followers yang hanya engage satu kali pada hari tersebut. Berikut ini adalah rumus yang bisa digunakan untuk mengukur Daily ER: 

ER = Total engagements in a day / Total followers x 100

  1. ER Views

Perhitungan berdasarkan views ini cocok dipakai jika brand menjadikan video sebagai konten utama dalam mendapatkan engagement. Perlu diingat, views tidak sama dengan unique views. Artinya, 1.000 views bisa saja berasal dari 300 users yang menonton berkali-kali, bukan dari 1.000 users berbeda yang menonton sekali. Berikut ini adalah rumus yang bisa digunakan untuk mengukur ER Views:

ER = Total engagements on video post / Total video views x 100

Building a successful brand isn’t just about ROI; it’s also about building authentic relationship with people.” 

– Ryan Holmes, CEO of Hootsuite